Holding on to Memories

Pagi ini tiba-tiba ada keperluan yang mengharuskan aku membuka kembali lemari pakaian almarhum suami. As you know, lemari yang satu ini jarang sekali aku buka. Walau sudah sekian belas tahun berlalu, kepergiannya masih menyisakan rasa sakit. Beberapa hari lagi bungsu ada acara kelulusan di sekolahnya. Dia butuh jas warna gelap untuk acara tersebut. Dan mataku tertumbuk pada sebuah jaket warna abu tua yang kugantung rapi di dalam lemari. Ah….baju itu. Lalu ingatanku kembali menjelajahi masa lalu.

Aku ingat banget, jaket itu dipake belahan jiwa saat berangkat ke kantor hari itu. Teman-teman kantornya menyerahkan jaket tersebut dan barang-barang lain kepadaku, saat aku berada di rumah sakit. Sejak saat itu aku menyimpannya, bahkan tanpa dicuci terlebih dahulu. Aku takut kehilangan aroma tubuh belahan jiwa. 

Tiap orang punya cara yang berbeda dalam bereaksi terhadap barang-barang peninggalan orang tercinta yang sudah pergi. Saat ayah meninggal, ibuku memberikan baju-baju ayah ke siapa saja yang menginginkannya. Aku nggak tau apakah itu cara ibuku menghapus rasa sakit kehilangan ayah. Sedangkan aku adalah orang yang akan selalu keep barang-barang almarhum belahan jiwa. Bahkan pernah aku merasa keberatan ketika anak-anak ingin memakainya. Menurutku barang-barang tersebut satu-satunya hal yang membawa kenangan tentang almarhum belahan jiwa. Dan aku sangat nggak rela ketika barang tersebut diperlakukan tidak layak oleh orang lain.

Anyway, years later, kupikir aku hanya perlu waktu untuk bisa melepaskan barang-barang tersebut. Dan menyadari bahwa kenangan tidak hanya terletak pada orang atau barang-barang. Kenangan tersebut akan selalu ada dalam ingatan dan dalam hati kita.

For all of you yang pernah kehilangan orang-orang tercinta, it’s ok ketika kamu masih berat dengan semua hal yang menyimpan kenangan akan orang tercinta yang telah pergi. It takes time, bahkan ada yang perlu waktu lama. Seperti aku ini. It’s been thirteen years and I’m still holding on to memories about him.

Dian Widyaningtyas

In the early morning, Saturday, May 9th, 2026